Wali Kota Ita Berharap Semarang 10K ke Depan Lebih Semarak

Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu di sela-sela konferensi pers usai Semarang 10 K, Minggu (17/12). Dok
Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu di sela-sela konferensi pers usai Semarang 10 K, Minggu (17/12). Dok

Wali Kota Semarang Heverita G Rahayu mengharapkan, gelaran Semarang 10 K bisa menggaet peserta lebih banyak dan persiapan lebih baik.

Dirinya mengaku sempat ragu karena persiapan even ini terlalu mepet. “Namun, even ini sukses,” kata dia, Minggu (17/12). 

Dia mengatakan, peserta ikut hampir 2000 pelari. Pesertadatang tidak sendirian melainkan mengajak saudara. 

“Semarang menjadi semarak dan ramai, tentu berefek ekonomi untuk kota Semarang,” kata Mbak Ita,” sapaan akrabnya. 

Dia menyampaikan, pada bulan Desember ini masih masa kampanye. Namun setelah konsultasi dengan KPU dan Bawaslu, dikatakan tidak ada masalah.

Salah satu peserta, Ricky Tampubolon berhasil menjadi tercepat dalam Semarang 10 K. Peserta dari daerah dan luar negeri menempuh jarak 10 kilometer dengan start dan finish di Jalan Pemuda depan Balaikota Semarang.

Ricky terpilih sebagai personal best mampu menempuh jarak 10 kilometer dalam waktu 30 menit 33 detik. Dia memecahkan rekor atas namanya sendiri ditoreh di bulan Januari lalu dengan waktu 30 menit 55 detik.

Ricky mengaku tidak menyangka bisa meraih pelari tercepat di race ini karena ini adalah race pertama kali diikuti.

"Saat berlari, saya hanya fokus mengejar pelari dari Kenya yang ada di depan saya. Hingga km 6, saya masih di belakang runner tersebut hingga menambah kecepatan bisa berhasil melampaui pelari tersebut sampai finish,” kata dia.