Program ONE PRIDE MMA ANTV kembali membuat gebrakan dengan hadir di berbagai daerah untuk merangkul dan mendukung para petarung terbaik Indonesia. Solo menjadi kota pertama dalam Fight Night 66 Local Pride, tepatnya di GOR Sritex Arena Kota Surakarta.
- Atlet NPCI Blora Sumbang Medali Emas Dan Perunggu Di Peparnas XVII 2024 Solo
- Tim Wartawan "Libas" PJU Polres Salatiga dalam Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup
- Fitriani Tantang Finalis Olimpiade Rio
Baca Juga
Sebanyak 6 petarung yaitu Yudi vs Aep, Angga vs Daffa dan Nurul vs Anggie, akan menunjukan skill serta kekuatannya pada hari Sabtu, 11 Februari 2023 pukul 22.00 WIB dan disiarkan secara langsung di ANTV Rame.
Kiki Zulkarnain selaku Chief Program & Communication Officer ANTV mengatakan bahwa kehadiran One Pride di luar kota Jakarta adalah momentum besar untuk One Pride MMA dapat dikenal lebih luas di seluruh Indonesia.
“Selama ini kami mengadakan One Pride MMA Fight Night hanya di Jakarta, dan kami memilih Solo sebagai kota pertama yang kami kunjungi. Kami harap dengan kedatangan One Pride MMA ke Solo dapat meningkatkan minat calon-calon fighter daerah di masa depan serta lebih mengenalkan program One Pride MMA ke masyarakat kota Solo dan sekitarnya. Tunggu kedatangan ANTV dan One Pride MMA di kota selanjutnya,” ungkap Kiki.
Intan Saumadina akan hadir menjadi host di studio serta Deddy Wigraha sebagai komentator dan Ananda Mattaliti sebagai play-by-play serta di oktagon, Rhomedal bertindak sebagai Ring Announcer.
Sebelum memulai pertandingan One Pride MMA Fight Night 66 ANTV, pemirsa akan dihibur dengan penampilan spesial dari Neo.
Pertandingan dimulai dengan perebutan sabuk kelas Feather Weight yang sama-sama berasal dari Jawa Barat yaitu antara Yudi Cahyadi “Prabu Gagak Lumayung” VS Aep Saepudin “Raging Bull”.
Yudi dengan latar belakang olahraga silat dan wushu siap menghadapi Aep yang menguasai taekwondo.
Laga ini dimenangkan Yudi yang berhasil mengalahkan dan mengunci Aep hanya dalam waktu 2.46 menit saja.
Pertandingan kedua dilanjutkan dengan perebutan sabuk juara kelas Light Weight antara Angga “The Hitman” (Jawa Tengah) VS Deni Daffa “The Destroyer” (Bengkulu).
Angga yang sebelumnya pernah melawan Jeka Saragih, sang fighter UFC, memiliki berbagai taktik dan siap menghadapi Deni Daffa yang memiliki postur tubuh tinggi yaitu 186cm dan petarung yang mengandalkan serangan bawah.
Pertandingan penutup yaitu para wanita tangguh dalam contender fight Woman Straw Weight 52,2 kg, yaitu Nurul Azizah “Benteng Betawi” (Tangerang) VS Anggie Mandagie “Harley Quinn” (Sulawesi Utara). Nurul Azizah dengan perolehan satu kali menang siap menantang Anggie dengan rekor 2 kali menang.
- Tersingkir Dari Euro 2020, Striker Republik Cheska Mengaku Kehabisan Tenaga
- Arhan - Dewangga Dapat Panggilan Timnas untuk FIFA Matchday
- Berlaga Pada Formula SAE 2024 Italia, Persiapan Nawasena Sudah 80%