Gempa yang terjadi di Samudera Hindia bagian Selatan Jawa, atau tepatnya di dekat Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali terjadi.
- Warga Kebumen Tewas Tersambar Malioboro Express
- Bocah Tewas Gara-gara Mandi di Sungai Kedungbener Kebumen
- Terowongan Arteri USM Banjir, Pagi Ini Para Pengendara Nekat Terjang Genangan
Baca Juga
Gempa yang terjadi di Samudera Hindia bagian Selatan Jawa, atau tepatnya di dekat Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali terjadi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, terjadi gempabumi susulan beberapkali setelah kejadian pertama yang memiliki kekuatan magnitudo 6,1.
Namun, gempa bumi susulan kali ini tidak begitu besar, sehingga tidak terlalu dirasakan oleh warga sekitar yang berada di wilayah Kabupaten Malang dan juga beberapa wilayah lainnya di Jawa Timur.
"Berdasarkan hasil monitoring, kami update bahwa hingga detik ini sudah terjadi gempa susulan sebanyak tiga kali dengan mangitudo 3,1; 3,8; dan 3,6," ujar Bambang dalam jumpa pers virtual pada Sabtu sore (10/4).
Selain itu, Bambang juga menerangkan soal dampak yang dialami warga dari gempabumi tektonik ini. Di mana, ada rumah warga yang rusak namun belum bisa didata jumlahnya.
"Ada beberapa lokasi yang mengalami kerusakan. Namun ini tingkat kerusakan sangat dipengaruhi kualitas bangunan dari masyarakatnya," ucapnya.
"Kalau kualitas bangunannya bagus tentu tidak terlalu berdampak. Dan kerusakan juga berpengaruh pada faktor geologis setempat," demikian Bambang menambahkan.
- Bantu Korban Kecelakaan, Polisi di Kebumen Amankan Uang Rp60 Juta untuk Beli Sapi
- Polda Jawa Tengah: Alternatif Jalur Selatan Jawa, Bebas Macet Dan Dijaga 24 Jam
- Tersengat Tawon Vespa, Seorang Nenek di Grobogan Tewas