Hasil quick count yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menunjukkan pasangan calon Ganjar-Yasin unggul dari Pasangan Sudirman-Ida.
- APTI Dukung Calon Presiden Pro Petani Tembakau
- Edi Sayudi-Eko Pringgolaksito, Curi Perhatian Masyarakat Demak
- Edi Sayudi-Eko Pringgolaksito Hanya Sisakan Golkar dan PDIP
Baca Juga
Direktur LKSP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono, mengatakan Ganjar-Yasin mendapatkan suara sebanyak 58,79 persen sementara Sudirman-Ida memperoleh 41,21 persen suara. Dia menerangkan pihaknya menggunakan metode multistage random sampling di 400 TPS di Jawa Tengah, dengan margin error sebesar 1 persen.
Kami gunakan sample 400 TPS secara proporsional di Jawa Tengah. Pada sore ini, kami kunci pada data suara sebesar 82,25 persen. Tentunya, jumlah suara nanti akan berkembang lagi" kata Sunarto, Selasa (27/6).
Sunarto mengatakan, keputusan penguncian tersebut berdasar asumsi bahwa pasangan Ganjar-Yasin susah untuk dikejar oleh pasangan Sudirman-Ida. Dia juga mengatakan, tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada kali ini mencapai 64,60 persen.
Artinya, pada pilkada kali ini, jumlah pemilih bertambah, dan keikutsertaan mereka meningkat dari pilkada periode sebelumnya," imbuh Sunarto.
Sunarto berpendapat, terjadi migrasi suara yang cukup signifikan pada pasangan Sudirman-Ida. Sebelumnya, terang dia, survei terakhir menunjukkan Sudirman-Ida mendapat 13 persen suara.
Namun, sekarang bisa kita lihat, suara yang didapatkan mencapai 41,21 persen. Artinya migrasi suara sangat besar. Sementara, Ganjar juga mendapat tambahan suara dari hasil survei terakhir," paparnya.
Analisa Sunarto, migrasi suara terjadi pada minggu terakhir sebelum pencoblosan. Menurutnya, serangan yang dilakukan kubu Sudirman-Ida memberikan dampak yang relatif besar pada kubu Ganjar-Yasin.
- MK Bersidang, Gibran Ngantor Seperti Biasa
- Mampir Pasar Ikan Wonosari Demak, Andika Perkasa: Bisa Dikembangkan Lagi Potensinya
- Dukungan Makin Menguat, 1000 PKL Siap Menangkan Mawahib di Pilbup Kudus