Meski Pemerintah Pusat telah mengumumkan program Vaksin Booster telah dimulai, Kota Salatiga belum akan melaksanakannya.
- Gerindra Usung Aldi-Reza di Pilwakot Salatiga
- Gerindra Salatiga 'Warning' Bacalon Kembalikan Formulir Pendaftaran Meski Kondisi Kosong
- Izin dari Kesatuan, Kolonel Haryono Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota ke Gerindra
Baca Juga
Hal ini dikarenakan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menghabiskan stok vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.
Ini disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Kota Salatiga dr Prasit Al Hakim kepada wartawan, Rabu (12/1).
Dijelaskannya, saat ini Kota Salatiga mengkonsentrasikan terlebih dahulu untuk menghabiskan stok Vaksin yang ada.
"Saat ini, stok Vaksin kita masih. Dengan stok yang ada akan digunakan untuk menyelesaikan program vaksinasi anak usia 6-11 tahun," papar Prasit.
Di saat stok Vaksin masih mencukupi, ia memastikan Pemerintah Pusat belum akan mengirimkan dosis Booster.
"Karena memang, kita diminta untuk menghabiskan berlebih dahulu stok yang ada," imbuhnya.
Meski demikian, ia menegaskan, DKK Salatiga menyatakan siap sewaktu-waktu jika pemerintah mendistribusikan dosis vaksin Booster baik bagi anak, usai 18 tahun dan lanjut usia (lansia).
- Gerindra Usung Aldi-Reza di Pilwakot Salatiga
- Gerindra Salatiga 'Warning' Bacalon Kembalikan Formulir Pendaftaran Meski Kondisi Kosong
- Izin dari Kesatuan, Kolonel Haryono Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota ke Gerindra