Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membuka peluang bagi para investor berinvestasi dengan mempermudah proses perizinan.
- Ketua DPRD Salatiga : Disdag Harus Punya Dana Cadangan Bagi Pengrajin Tempe Tahu
- Kadin Karanganyar Award 2024: Penghargaan Pada Pelaku Usaha, Salah Satunya Pemilik The Lawu Grup
- Luthfi : Investasi Ramah Lingkungan Harus Sesuai Ekonomi Hijau
Baca Juga
Wali Kota Hevearita G. Rahayu mendorong dinas-dinas terkait untuk bisa mempermudah perizinan usaha namun tetap sesuai peraturan.
"Kami berharap ini bisa menjadi salah satu daya ungkit kepada pengusaha lain untuk membuka lagi usaha di Kota Semarang. Pemkot Semarang sangat terbuka bagi para investor yang akan masuk di Kota Semarang," kata Wali Kota Ita saat meresmikan cabang kedua Toko Istana Buah di Jalan Sultan Agung Semarang, Jumat (2/6).
Dia menerangkan, Kota Semarang diharapkan tidak hanya menjadi jujugan wisata alam dan wisata sejarah saja. Namun bisa juga menjadi destinasi wisata belanja dan wisata kuliner.
"Di Semarang atas akan ada Pakuwon Mal, nanti di POJ ada hotel, universitas dan mal. Harapannya juga jadi destinasi wisata belanja dan kuliner," bebernya.
Dia mengharapkan, para pengusaha membuka usaha akan menjadi peluang pekerjaan bagi masyarakat. Dengan demikian, tingkat pengangguran terbuka di Kota Semarang perlahan bisa turun.
"Dibukanya Istana Buah ini kan jadi membuka lapangan pekerjaan misalnya jadi pramuniaga, kasir, tenaga keamanan, tenaga kebersihan jadi bisa mengurangi pengangguran juga," ungkapnya.
- Banjir dan Awal Ramadan Pengaruhi Harga Bahan-bahan Pokok Di Semarang
- Busyet, 501 Ribu Jiwa Warga Kendal Masuk Data Yang Butuh Bansos Pemerintah
- XL Raup Pendapatan Rp19,71 Triliun