Tokoh nasional Amien Rais yang menyebut istilah Partai Allah dan Partai Setan adalah pernyataan yang lahir dari suasana hati putus asa.
- Banyak Cabup Yang Minat Lewat Gerindra Wonogiri
- Firman Soebagyo Minta Hakim MK Jaga Independensi soal Masalah Pemilu
- 13 Anggota Panwas Diintimidasi Selama Pilkada
Baca Juga
Demikian disampaikan pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti melalui pesan elektronik, Senin (16/4).
Menurut Ray, walaupun Amien membantah bahwa omongannya tidak berhubungan langsung dengan parpol, namun sulit dipisahkan.
Pasalnya, dengan menyebut Partai Gerindra, PKS dan PAN sebagai Partai Allah dengan sendirinya menepis parpol lain di luar tiga parpol itu sebagai bukan Partai Allah.
"Tak perlu berbelit untuk memahami kerangka berpikir demikian," kata Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL
Dengan peryataan serampangan itu, lanjut Ray, sama sekali tidak membantu untuk meningkatkan kualitas dan kedewasaan demokrasi berbangsa dan bernegara.
Mantan Ketua MPR yang juga Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais menjadi sorotan publik karena mengucapkan kalimat Partai Allah dan Partai Setan di sebuah acara keagamaan yang dihelat di kawasan Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Atas ucapannya itu, Amien dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian oleh Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Cyber Indonesia Aulia Fahmi.
- KPU Jawa Tengah Larang Iklan Pemilu Sebelum Jadwal
- Sejumlah Tokoh Partai Hijrah Ke NasDem
- Paryono : Jaga Netralitas ASN dan Kades Saat Pilkada