Tim Densus Antiteror Mabes Polri amankan beberapa warga di wilayah Sukoharjo dan juga Solo. Diantaranya di Polokarto, Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian Kelurahan Pajang, Laweyan, Kelurahan Nusukan, Banjarsari dan Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon.
- Tolak Pembebasan Bersyarat Bulan Agustus, Ahok Pilih Bebas Murni
- Makin Sering Tindak Gangster Di Semarang, Polisi Amankan Lagi Tiga Pelaku Tawuran
- Enam Remaja Iseng Lempari Sejumlah Rumah Warga di Kebumen
Baca Juga
Informasi yang dihimpun di beberapa lokasi salah satunya di RT 5/RW18, tim Densus melakukan penggeledahan di rumah salah satu sale makanan kecil berinisial JD.
Dari rumah milik mertua JD, Ketua RT 004/RW 018 Nusukan, Bambang Sujono, yang menjadi saksi menyebut, petugas melakukan penggeledahan dan menyita surat-surat dan handphone milik JD.
"Tidak melihat (barang lain) hanya membawa surat-surat dan handphone dari rumahnya," jelasnya Senin (18/11).
Ditambahkan Bambang sudah 4 tahun JD tinggal di kampung tersebut di rumah mertuanya. JD diketahui berasal dari Jawa Timur.
"Keseharian memang tertutup, tapi masih mau bergaul dengan warga. Masih mau ikut ronda," lanjut Bambang.
Keseharian JD bekerja sembagai sales makanan dari Surabaya. Dan memang jarang terlihat di rumah. Kalaupun ada di rumah jarang berinteraksi.
"Agak tertutup memang, sehari-hari sales makanan. Kalau istrinya jualan bumbu di pasar Nusukan," imbuhnya.
Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria yang tinggal di RT 002/RW 011 Jatiarum, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, berinisial I (35), Minggu (17/11/2019) malam.
Kemudian penangkapan salah satu warga Sidodadi, Pajang, Laweyan berinisial J, usai sholat Subuh dan dilanjutkan dengan penggeledahan di lokasi siang harinya.
- Viral di Medsos, Polres Tegal Kota Bekuk Pelaku Pengeroyok
- Polisi Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan oleh Guru Mengaji
- Identitas Mayat Terapung Di Sungai Banjir Kanal Barat Terungkap