Namanya Yongkie Tio, siapa tidak kenal lelaki ramah ini? Usianya sudah mencapai 84 tahun, tetapi masih bugar. Bicaranya runtut nyaris tidak ada yang terlewat.
- Paus Pembela Kaum Papa Dan Rentan Nan Sederhana Itu Telah Berpulang
- Selamat Jalan, Mentor Dan Tokoh Pers Jawa Tengah
- Wacana Gelar Pahlawan Nasional Untuk Soeharto Kembali Mencuat
Baca Juga
Yongkie Tio masih kerabat atau keluarga Djarum Kudus. Kakak perempuannya adalah istri konglomerat papan atas, Bambang Hartono.
Kini kesibukan rutinnya dihabiskan ikut mengurus Restoran Semarang, rumah makan legendaris yang berada di ujung Jalan Gajahmada, Nomor 125. Lokasi persisnya hanya selemparan batu dari Masjid Baiturahman Semarang.
Restoran Semarang ini sangat terkenal, menu khasnya adalah makanan dengan resep tempo doeloe. Tidak susah mencari rumah makan ini, apalagi secara fisik mencolok dengan cat warna merah.
Sang Empu Yongki Tio sendiri adalah ikon dan juga legenda hidup Kota Lunpia, Semarang.
"Saya sekarang sudah tidak banyak aktivitas, hanya bantu-bantu di sini (rumah makan - red)," ujarnya dalam perbincangan riang sembari menikmati hidangan khusus, ditemani sang empunya rumah.
Selain berkisah perjalanan hidupnya yang penuh warna, Yongkie Tio masih mampu terperinci bercerita tentang beragam pengalamannya, seperti hobby fotografi yang digandrunginya.
"Banyak banget koleksi foto-foto saya. Sayang banyak juga yang rusak karena kena banjir," kisahnya.
Beruntung sebagian foto-fotonya hasil bidikannya itu sempat diterbitkan jadi buku. Buku Semarang Tempo Doeloe karya Yongkie Tio menjadi rekam jejak sejarah Kota Semarang.
"Saya masih punya semangat, tetapi sudah tidak bisa seperti dulu,"ujarnya.
Dialog mengalir berupa-rupa, tidak hanya tentang Semarang, dan fotografi tetapi juga merawat kebugarannya.
"Hidup itu sederhana, banyak bersyukur dan tidak neko-neko," kilahnya. Pesan itu bukan sekadar pesan tetapi juga testimoni. Di usia 80 lebih, terbukti Yongkie masih bugar dan energik.
- NGOPI Berhasil Kuak Rahasia Kecantikan Bersama Dr. Ratih Nuryanti
- Tim Dinparta Dan Satpol PP Serbu Pujasera Demak
- Pedagang Rod As Kadilangu Serbu Jepara Dan Berkolaborasi Emas Dengan Dinparta Demak