Reaksi terhadap sikap Presiden Pracis Emmanuel Macron terus menuai kecaman termasuk Indonesia.
- Polda Jateng Sertijab Beberapa Pejabat Baru, Ada Mutasi Sejumlah Kapolres
- Alfamart Bantu Kebutuhan Pokok ke BPBD Batang untuk Korban Gempa
- HPDKI Solo Raya Fokus pada Hilirisasi untuk Kesejahteraan Peternak
Baca Juga
Reaksi terhadap sikap Presiden Pracis Emmanuel Macron terus menuai kecaman termasuk Indonesia.
Di Kota Solo, ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demo mengecam tindakan Presiden Macron.
Humas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Endro Sudarsono sampaikan dalam pernyataan sikap menyebut, elemen umat Islam Soloraya menyatakan protes keras dan pernyatan sikap, terkait statement Presiden Macron yang menyatakan Islam phobia, ketakutan terhadap Islam, kecurigaan terhadap Islam.
"Kami tegaskan penistaan agama tidak boleh dibiarkan ataupun dilindungi. Dan penistaan agama harus ditindak," jelas Endro Sudarsono, Rabu (28/10).
Untuk itu, pihaknya menuntut kepada Presiden Prancis minta maaf secara terbuka pada dunia dan menyadari atas kesalahan yang ada.
"Kita juga minta pada Presiden Jokowi untuk melakukan evaluasi termasuk memutuskan hubungn diplomatik dengan Prancis,†tegasnya.
Terakhir, meminta kepada dunia Islam untuk memboikot produk-produk dari Prancis. Pasalnya Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memberikan pernyataan menyinggung perasaan dan keyakinan umat Islam.
"Kami minta umat Islam dunia untuk melakukan boikot produk apapun dari Prancis,†pungkasnya.
- Hendak Sahur, Sekeluarga Di Batang Jadi Korban Ledakan Gas Melon
- Pentas Kembang Api Siap Tutup Tahun 2023 Di Kota Magelang
- Jelang Natal Dan Tahun Baru, Kapolres Pekalongan Kota Ingatkan Ancaman Gelombang 3 Covid-19