Jelang Libur Lebaran, Disbudpar Pastikan Sarpras Prokes Tempat Wisata Penuhi Standar

Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah tinggal dua pekan lagi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang akan memastikan sarana prasarana yang berkaitan dengan protokol kesehatan di tempat wisata di Kota Semarang memenuhi standar.


Tujuannya agar wisatawan yang berkunjung merasa aman dan nyaman, dan juga tidak ada penularan Covid-19 di tempat wisata.

Plt Kepala Disbudpar Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono mengatakan jika pihaknya saat ini sudah mulai melakukan pengecekan di beberapa tempat wisata yang diprediksi akan banyak dikunjungi oleh wisatawan saat libur Lebaran. 

Salah satu yang benar-benar dipastikan aman oleh Disbudpar adalah penerapan Peduli Lindungi di tempat wisata seperti di Gua Kreo, Taman Lele, Kota Lama, Lawang Sewu dan Sam Poo Kong.

Selain itu, Sapto juga menekankan pada para pemudik atau warga Semarang yang akan melakukan kunjungan wisata untuk sudah mendapatkan vaksin booster terlebih dahulu.

"Meski boleh mudik dan wisata, kita dorong warga untuk vaksinasi terutama booster. Tujuannya agar lebih leluasa bepergian," kata Sapto, Selasa (19/4).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga menegaskan jika semua tempat umum selain tempat wisata seperti tempat hiburan hingga pusat perbelanjaan juga wajib menerapkan aplikasi Peduli Lindungi.

"Jadi kalau yang belum booster ya nggak boleh masuk, nanti kita minta Dinas Kesehatan standby di pusat keramaian untuk memberikan booster kepada pemudik ataupun pengunjung yang belum booster," jelas Hendi, sapaan akrabnya.