Dispora Solo melemparkan tanggung jawab ke Adhi Karya terkait temuan genangan air di lintasan lari Stadion Manahan.
- Lapak PKL dan Karaoke Liar di Kawasan Tanjung Emas Ditargetkan Bersih Hingga Tengah Tahun
- Nostalgia Di Rutan, Bupati Banjarnegara Makan Nasi Bungkus Bersama Warga Binaan
- Operasi Candi Zebra Selama 13 Hari, Tercatat 3.859 Pelanggar Lalin
Baca Juga
Sebelumnya, anggota Komisi IV DPRD Solo Senin (16/11) menggelar sidak ke kompleks Stadion Manahan. Padahal, stadion tersebut baru saja direnovasi menghabiskan biaya Rp301 M.
Kepala Dispora Solo, Joni Hari Sumantri menegaskan, adanya temuan genangan air di lintas lari Stadion Manahan menjadi tanggungjawab Adhi Karya selaku kontraktor. Sampai saat ini pihak Dispora Solo belum mengeluarkan biaya perawatan.
"Saat ini masih (dalam) masa pemeliharaan hingga Maret 2020 mendatang. Belum tahu (kapan) serah terima stadion ini. Kan kendalanya belum diresmikan juga," jelasnya Selasa (17/12).
Supervisor PT Adhi Karya, Adi Kristanto,‎ selaku penanggungjawab akan berupaya melakukan pembenahan di sejumlah titik yang ditemukan adanya genangan air dan secepatnya akan diperbaiki.
"Kemarin ada masukan dari Komisi IV DPRD setempat ada lantai di luar lapangan kurang sempurna. Nanti kita sempurnakan, saat ini memang masa perawatan hingga Maret mendatang," jelasnya.
Sebelumnya anggota Komisi IV DPRD Solo gelar sidak ke kompleks Stadion Manahan, Solo. Rombongan menemukan ada bekas genangan air di seputar lintasan lari sisi sebelah timur.
Ketua Komisi IV Putut Gunawan meminta agar masalah tersebut segera ditindaklanjuti. Mengingat tahun 2020 mendatang Stadion Manahan akan menjadi salah satu venue perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2022 mendatang.
"Kami minta agar ini diperhatikan," pesan Putut Gunawan.
- BPBD Solo Minta Masyarakat Sadar Bencana
- Wali Kota Solo Dorong Kerja Sama dengan Pemkot Yogyakarta
- Kota Semarang Teratur Lakukan Perawatan Dan Pemeliharaan Taman Kawasan Simpang Lima