Merapi Erupsi, Magelang Diguyur Hujan Abu Vuknanik

Dampak erupsi Gunung Merapi, Sebagian wilayah Kabupaten Magelang terkena guyuran abu vulkanik. Tercatat, ada 39 desa di 10 wilayah kecamatan terdampak yakni, Sawangan Dukun, Candimulyo, Pakis, Tegalrejo, Tempuran, Kaliangkrik, Bandongan, Windusari dan Mertoyudan. 


"Warga diimbau menjauhi daerah bahaya berjarak 7 kilometer dari puncak Merapi," kata Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Magelang, Edi Wasono, Sabtu (11/3/2023).

Menurut Sapto, hujan abu banyak terjadi desa-desa kawasan atas. Seperti Paten, Keningar, Sengi, Krinjing, Sewukan, Mangunsuko.

Tetapi Kota Magelang pun tak luput dari guyuran abu vulkanik Merapi. 

"Abunya di sini lumayan tebal Pak," ujar Nanang (41) karyawan sebuah perusahaan di kota itu.

Lain lagi informasi yang disampaikan Soim, warga Sempu, Kecamatan Secang. 

"Jalanan, halaman dan genting rumah warna berubah putih tertutup abu," kata ayah dua anak itu.

"Alhamdulillah...desa kami aman dari guyuran hujan abu karena arah angin ke arah lain," kata Kepala Desa Kaliurang, Ny Kiptiyah SPd , dihubungi per telepon.

Meski begitu, dia mengingatkan seluruh warga desanya agar tetap waspada. Bila terjadi perubahan aktifitas Merapi yang cenderung membahayakan, harus siap dievakuasi ke tempat aman.

Semua armada milik perangkat desa dan warga disiagakan di depan balai desa. Satuan Linmas bersama anggota TNI dan Polri juga bersiaga di situ.

Semua aktifitas di area penambangan di alur sungai berhulu di kaki Merapi di stop. Penambang dan armada truk yang antri dimuati pasir dihalau untuk segera pergi meninggalkan lokasi.

"Truk-truk pencari pasir yang menuju ke area penambangan dihentikan di depan balai desa dan diminta putar balik," kata Kiptiyah, yang desanya berjarak sekitar 7 Km dari puncak Merapi.