Minggu Depan, 14 SMP di Kota Pekalongan Mulai Masuk Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Pekalongan menyiapkan 14 sekolah tambahan di tingkat SMP untuk menggelar uji coba PTM Tahap II dari 16 SMP yang telah mengikuti simulasi tatap muka sebelumnya.


Dinas Pendidikan Kota Pekalongan menyiapkan 14 sekolah tambahan di tingkat SMP untuk menggelar uji coba PTM Tahap II dari 16 SMP yang telah mengikuti simulasi tatap muka sebelumnya.

Kepala Bidang SMP, Slamet Mulyadi menyebut, SMP Negeri 3 Kota Pekalongan telah menjadi salah satu pilot project uji coba PTM tahap I di Kota Pekalongan pada 5-16 April 2021 lalu.

"Ada penambahan sekolah-sekolah yang tadinya telah menggelar simulasi, rencana mulai Hari Senin besok (26/4) sudah bisa melakukan uji coba PTM tahap II di 14 SMP. Sementara dua SMP ditunda karena belum memenuhi syarat uji coba PTM yang nantinya akan diikutsertakan dalam PTM kloter selanjutnya," terang Slamet, Jumat (23/4).

Slamet menyebutkan, dari 14 SMP yang diizinkan menggelar uji coba PTM tahap II tersebut dinilai siap dan memenuhi persyaratan diantaranya semua guru dan kepala sekolah sudah divaksin.

Kemudian tidak ada warga sekolah yang terpapar Covid-19, dan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan telah memadai serta sudah adanya persetujuan wali murid/ orangtua siswa.

Dalam mekanisme pembelajaran uji coba PTM tahap II nanti, lanjutnya, prosentase kehadiran siswa di kelas maksimal 50 persen dari kapasitas.

Lalu dalam sehari akan diisi empat mata pelajaran mapel, setiap mapel berdurasi 30 menit tanpa istirahat.

"Estimasi pembelajaran berarti sekitar dua jam tanpa istirahat. Jadi pembelajaran tetap kombinasi yaitu daring dan luring," jelasnya.

Guru juga tetap melakukan PJJ karena durasinya masih singkat, sehingga kewajiban guru untuk melakukan PJJ melalui media-media elektronik lainnya.