Menteri BUMN, Rini Soemarno bisa menjadi duri dalam daging bagi Presiden RI Joko Widodo apabila tidak segera dicopot.
- Daftar Penjaringan di PKB, Samani - Belinda Optimis Menang di Pilkada Kudus
- Tepis Isu Mundur, 100-an Relawan Kopdar Salatiga Deklarasi Dukung 'Mas Dar' Maju Jateng 01
- Setelah Prabowo, SBY Undang Ketum PAN
Baca Juga
Begitu dikatakan pengamat politik Indonesian Public Institute, Jerry Massie dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (5/5).
Menurut dia, sepak terjang Rini dalam kabinet juga mempengaruhi penilaian publik pada pemerintahan Jokowi.
"Saya lihat Jokowi sudah bekerja baik dan maksimal tapi tak diikuti oleh sejumlah menteri di kabinetnya. Jangan sampai menteri kabinetnya yang menurunkan popularitasnya," terang Jerry.
Salah satu yang menjadi sorotan publik belakangan ini adalah rekaman percakapan Rini Soemarno dan Dirut PLN, Sofyan Basir. Percakapan itu diduga kuat membahas fee terkait proyek LNG di Bojonegara, Serang, Banten yang akan dibangun oleh PT Bumi Sarana Migas (BSM).
"Jika benar sadapan itu maka bisa berakibat fatal bagi Jokowi. Namun publik yang menilai. yang pasti, menteri tanpa prestasi seperti Rini jangan segan-segan di copot."
"Jokowi harus action, fast moving or measurable, kalau tidak ini menjadi warning bagi dia," demikian Jerry.
- Ustad Abu Bakar Ba'asyir : Upacara 17 Agustus ini merupakan bentuk bersyukur kepada Allah SWT
- Tim Pemenangan Terbentuk, Ilyas-Tri Langsung Tancap Gas
- Jika Pilih Gatot, Prabowo Mudah Dipatahkan Dengan Isu Militer