AS Tak Akan Berlakukan Lockdown

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan peringatan bahayanya penyebaran virus corona varian Delta, khususnya bagi mereka yang belum atau tidak divaksinasi.


"Varian baru akan membuat orang yang tidak divaksinasi bahkan lebih rentan. Ini menjadi perhatian serius. Apalagi karena apa yang disebut para ahli sebagai varian Delta. Ini adalah varian yang lebih mudah menular, berpotensi lebih mematikan dan sangat berbahaya bagi kaum muda," ujar Biden di Gedung Putih pada Jumat (18/6), dikutip dari Kantor Berita RMOL.

Kendati begitu, Biden mengatakan, pemerintah tidak akan memberlakukan lockdown lantaran vaksin yang tersedia saat ini dapat memberikan perlindungan yang cukup.

"Saya kira tidak (perlu lockdown), karena sudah banyak orang yang divaksinasi. Tetapi varian Delta dapat menyebabkan lebih banyak orang meninggal di daerah yang belum divaksinasi," jelasnya, seperti dimuat Sputnik.

Awal Juni, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan varian Delta ke dalam varian yang menjadi perhatian.

Sejauh ini, AS sudah memberikan lebih dari 300 juta dosis vaksin Covid-19, dengan 15 negara bagian dan Distrik Columbia mendapat tingkat vaksinasi hingga 70 persen.