Civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan apel pagi sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan atas pemberhentian sementara Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes, Sp.B, Supsp. Onk (K), dari praktik klinis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang.
- GERAM Ajak Siswa-Siswi Ungaran Berperan Mensosialisasikan Tentang Bahaya Narkoba
- TK ABA Plipiran Kenalkan Pertanian Sejak Dini Kepada Siswa
- Komisi X DPR Mendesak Evaluasi SNPMB, Buntut Keluhan Seleksi Jalur Prestasi
Baca Juga
Diketahui bahwa pada 28 Agustus 2024, Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, mengeluarkan surat nomor KP.04.06/D.X/7465/2024 yang menghentikan sementara aktivitas klinis dr. Yan. Keputusan ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan civitas akademika Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro.
Dalam aksi tersebut, sebuah karangan bunga dengan tulisan Turut Berduka Cita Atas Terjadinya Premanisme Birokrasi.Tolak Pemberhentian Dekan FK Undip Dari RS Kariadi ditempatkan di lokasi sebagai simbol protes.
Aksi yang berlangsung di Stadion Mini Fakultas Kedokteran Undip di kawasan Tembalang, Semarang, diikuti oleh ratusan civitas akademika yang mengenakan pakaian serba hitam. Tak hanya mahasiswa, perwakilan alumni, wakil rektor, hingga guru besar FK turut hadir menyuarakan dukungan penuh untuk dr. Yan dan menolak keputusan pemberhentiannya oleh RS Kariadi.

Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. Dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes, Sp.B, Supsp. Onk. (K). Umar Dani/RMOLJawaTengah
Salah satu alumni FK Undip berkomentar, "RS Kariadi tanpa FK Undip tidak akan sehebat sekarang. Kunci kehebatan rumah sakit ini terletak pada FK Undip."
Setelah apel, Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari seluruh civitas akademika FK Undip.
Ia mengaku terharu dengan solidaritas yang ditunjukkan dalam aksi tersebut. "Terima kasih atas aksi yang dilakukan oleh seluruh civitas akademika FK Undip. Aksi ini adalah wujud solidaritas dan keprihatinan kita bersama," ujar dr. Yan kepada awak media.
Dr. Yan juga menambahkan bahwa aksi ini telah menggugah rasa persatuan dan solidaritas di lingkungan FK Undip. Mengenai surat dari pihak RS Kariadi, dr. Yan menyatakan masih akan mempelajari dan mempertimbangkannya sebelum memberikan tanggapan lebih lanjut. "Kami masih belum bisa menyampaikan lebih jauh. Kami akan pelajari lebih dulu," ungkapnya kepada media.
- Kapolres AKBP Rosyid Hartanto Bersama FKUB Boyolali Bersinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama
- Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto Kawal Pengambilan Sertifikat Tanah Lapangan Desa Sendang
- Program Ketahanan Pangan Nasional: Bhabinkamtibmas Polsek Simo Berikan Sosialisasi P2B