Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan uji coba pembelajaran tatap muka ditutup sejak dua hari terakhir.
- ASKI Satukan Sanggar Lewat Senam Bersama Sambut Hari Jadi Salatiga
- Sembari Menunggu Logistik Sinovac, DKK Data Anak Usia 5 - 11 Tahun
- 300 Pelajar Karanganyar Mulai Vaksinasi
Baca Juga
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan uji coba pembelajaran tatap muka ditutup sejak dua hari terakhir.
Dia mengatakan hal itu menyusul temuan adanya pelajar yang terpapar Covid-19. Dia meminta seluruh sekolah dan boarding school di bawah pengelolaan pemprov Jateng melakukan tes pada seluruh pelajar.
"Saya belum tahu daftar terakhir. Kemarin saya dilapori di SMK Jateng ada yang terpapar terus kemudian saya cek penularan dari mana. Ternyata ada dari gurunya," kata Ganjar, Jumat (4/12).
Menurut Ganjar, munculnya sejumlah kasus positif pelajar menjadi peringatan agar semua tetap waspada. Dia menegaskan, termasuk rencana penerapan sekolah tatap muka pada awal tahun 2021 mendatang.
"Sebab, sekolah yang menerapkan boarding school dengan pengawasan ketat saja masih ada potensi penularan. Statement saya tidak akan berubah, semua akan bergantung pada kondisi. Maka kita memang hati-hati betul. Termasuk yang di Jepara beberapa waktu lalu. Tutup, jangan lama-lama," katanya.
Ganjar menjelaskan, secara umum simulasi PTM memang diberlakukan di sejumlah sekolah di Jawa Tengah. Misalnya, lanjut dia, di sejumlah SMAN di Jawa Tengah yang menggelar simulasi PTM sudah berhenti karena akan ada tes.
Simulasi tinggal menyisakan beberapa sekolah yang masuk kategori boarding school. Namun begitu ada informasi pelajar yang terpapar Covid-19 maka Ganjar meminta semua ditutup.
"Begitu ada (yang terpapar) itu saya minta langsung tutup dan tidak ada lagi yang lain. Memang anak-anak ini OTG semua tetapi kita tidak berani untuk kemudian kita meneruskan kalau nanti tidak ada evaluasinya," pungkasnya.
- Kasus HIV AIDS di Solo Meningkat Tiap Tahun, Semester Pertama Tahun 2022 Ada 120 Kasus
- Pelibatan Bidan sebagai Vaksinator Cegah Kematian Ibu Hamil
- Satu Dekade Program JKN, BPJS Kesehatan Cabang Semarang Lakukan Berbagai Terobosan