Mahasiswa Unnes Mengadu Soal UKT Ke Ketua DPRD Jateng

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) menemui Ketua DPRD Jawa Tengah.


Presiden BEM FH Unnes, Franscollyn mengatakan, terdapat tiga isu besar yang disampaikan kepada Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto.

Franscollyn menyebut adanya persoalan UKT, uang pangkal, dan Omnibus Law yang di dalamnya juga terdapat masalah pendidikan.

Pihaknya juga ingin menginformasikan kepada Ketua DPRD Jateng terkait hak uji materi yang telah diajukan ke Mahkamah Agung.

Selain itu, adanya kecenderungan dugaan pelanggaran HAM oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

"Tiga isu besar itu, dan beberapa hal lainnya yang membawa kami menemui Ketua DPRD Jawa Tengah. Sudah kami sampaikan ke beliau," kata Franscollyn, Rabu (26/8).

Dari pertemuan tersebut, Franscollyn mengatakan ketua DPRD menyatakan siap memberikan dukungan kepada mahasiswa.

Kata dia, DPRD Jawa Tengah memberikan waktu satu hari bagi mahasiswa untuk memberikan surat pengantar ke rektor terkait tuntutan mahasiswa.

Kemudian, DPRD Jateng akan membuka ruang diskusi dengan mengundang perwakilan rektor di Jawa Tengah.

"Lalu, pak ketua tadi juga dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke pemerintah pusat," terang dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto mengatakan, akan berupaya menyampaikan aspirasi mahasiswa ke pemerintah pusat.

"Kami akan sampaikan aspirasi adik-adik mahasiswa ini ke pusat. Tadi sudah diskusi dan ada beberapa hal yang akan kami upayakan. Tentunya semua harus sesuai aturan yang berlaku. Kita pelajari dulu nanti," katanya.