Sekumpulan pemuda terpergok Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol P3KP) Kota Pekalongan saat sedang pesta miras di Lapangan Mataram.
- Idrus Marham, Menteri Jokowi Yang Pertama Berstatus Tersangka?
- KPK Kembali Periksa Totoh Gunawan Dalam Kasus Korupsi Di Dinsos KKB
- Polres Tegal Bekuk Lima Pelaku Pencurian Minimarket
Baca Juga
"Kami dapati muda-mudi tengah pesta miras di Lapangan Mataram, kami tanyai beli dimana, ketika mereka menjawab rata-rata belinya di daerah Kuripan Lor," kata Kepala Satpol P3KP, Sriyana melalui Kepala Seksi Pengumpulan Data dan Informasi, Ryan Panji Festian, Senin (23/10).
Dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) itu aparat gabungan, termasuk TNI-Polri pun langsung menindaklanjuti informasi itu. Informasi itu ternyata benar.
Pihaknya menemukan oplosan dengan harga murah dan banyak anak muda yang jadi pembelinya. Patroli berlanjut ke Jalan Pelita 2, pihak aparat gabungan
"Kami dapati pula anggur merah dua botol. Selanjutnya di Kuripan 60 botol miras, kami bawa botol-botol tersebut ke Satpol P3KP. Kami bawa KK yang bersangkutan dan buatkan surat pernyataan supaya tidak jualan miras oplosan," beber Ryan.
Ryan menjelaskan penjual miras bisa terkena tindak pidana ringan (tipiring). Opoerasi pekat ini diilakukan rutin sebulan dua kali.
"Kami tak hanya menyasar peredaran miras tapi juga gangguan ketertiban lainnya seperti anak punk, pengamen jalanan, kos-kosan yang tidak sesuai peruntukannya, reklame tidak berizin," jelasnya.
- KPK Pastikan Bisa Jerat Bank Panin Jadi Tersangka Korporasi, Begini Penjelasannya
- Tak Terima Dituntut 11 Tahun Penjara, Juliari Batubara akan Sampaikan Nota Pembelaan
- Dua Orang Tersangka Ditahan KPK