Jamaah Haji Dari Kloter 1 Hingga 20 Embarkasi Donohudan Tiba Di Tanah Air

Kepulangan Jamaah Haji Dari Propinsi Jawa Tengah Dan DI Yogyakarta. Dian Tanti Burhani/RMOLJawaTengah
Kepulangan Jamaah Haji Dari Propinsi Jawa Tengah Dan DI Yogyakarta. Dian Tanti Burhani/RMOLJawaTengah

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo mencatat total 7.181 jamaah haji dari Kloter 1 hingga Kloter 20 sudah tiba di Asrama Haji Donohudan. 


Pejabat humas PPIH Debarkasi Solo, Gentur Rahma Indriadi, sampaikan sampai saat ini tercatat masih ada 21 Jamaah haji yang mendapat perawatan kesehatan di tanah suci Mekkah. 

"20 jamaah haji yang dirawat berasal dari Provinsi Jawa Tengah dan 1 jamaah lagi berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta," jelasnya Sabtu (29/06). 

Selain itu ada beberapa jamaah haji lain yang dirawat di rumah sakit setibanya di tanah air. Total jamaah yang dirawat tersebut ada tujuh orang, satu asal Purbalingga dan enam lagi berasal dari Banyumas.

"Rata-rata para jemaah tersebut menderita penyakit paru-paru, hipertensi dan gula," terangnya. 

Selain itu jamaah haji yang berangkat dari Debarkasi Solo yang meninggal di Tanah Suci bertambah enam jamaah. Dari update data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang diterima PPIH dikonfirmasi jumlah jamaah haji meninggal menjadi 50 jamaah. 

"Dari data sebelumnya, terdapat 44 jamaah yang tercatat meninggal di tanah suci, saat ini jumlah jamaah meninggal dunia bertambah menjadi 50 jamaah," imbuhnya. 

Mereka yang meninggal di tanah suci rata-rata penyebabnya karena penyakit paru-paru, jantung dan hipertensi. Meski ada penyebab lainnya seperti kelelahan dan juga stroke. 

"Update jamaah meninggal dunia terbanyak dari kabupaten Kebumen dengan jumlah 7 jamaah. Kabupaten Cilacap 4 jamaah, Brebes 3, dan terbagi atas 23 dari Jateng, dan 6 dari DIY," pungkasnya.