Kejaksaan Negeri (Kejari) Grobogan memusnahan barang bukti dari 25 perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht van Gewijsde). Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di halaman kantor Kejari Grobogan, Rabu (16/4) pagi.
- Perempuan Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Leher dan Kaki Terikat Sarung Saat Ditemukan
- Kakak Beradik Curi Motor Ditangkap Polres Kendal
- Barang Milik Bandar Arisan Lelang Online Diangkut Truk Dalmas
Baca Juga
Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari berbagai kasus, mulai dari narkotika, perjudian, pencurian, penipuan, hingga penganiayaan.
Pemusnahan BB dilakukan dengan cara dibakar, dihancurkan menggunakan mesin potong dan blender agar barang tersebut tak dapat digunakan kembali.
Diantaranya, kartu remi yang digunakan untuk perjudian, sabu-sabu, tembakau sintetis, serta senjata tajam berupa celurit, surat-surat yang digunakan untuk modus penipuan, serta peralatan yang digunakan untuk melancarkan aksi mereka.
Kepala Kejari Grobogan, Daniel Panannangan, memimpin langsung pemusnahan barang bukti tersebut. Didampingi Kasi Barang Bukti Ardiansyah, serta perwakilan dari Polres Grobogan dan Pengadilan Negeri Purwodadi.
"Ini merupakan bentuk transparansi Kejaksaan dalam menjalankan tugas sebagai eksekutor sesuai Undang-Undang No. 11 Tahun 2021," tegas Daniel.
Kegiatan pemusnahan barang bukti pertama di tahun 2025 itu, sebagai penegasan komitmen kejaksaan dalam memberantas kejahatan dan memastikan barang bukti tidak disalahgunakan.
- Kerja Polda Jateng Diapresiasi Komisi III DPR RI
- 50 Desa di Grobogan Gelar Musdesus, Ditargetkan 280 Koperasi Terbentuk
- Konservasi Tanaman Langka di Kaki Gunung Slamet