Usai Banjir, Warga Semarang Waspada Longsor

Mobil milik salah satu warga Perumahan Bukit Melati Raya RT 4/RW 21, Sendangmulyo amblas terbawa longsor yang terjadi, Kamis (14/3) dini hari. Dicky Aditya/Dok.RMOLJateng 
Mobil milik salah satu warga Perumahan Bukit Melati Raya RT 4/RW 21, Sendangmulyo amblas terbawa longsor yang terjadi, Kamis (14/3) dini hari. Dicky Aditya/Dok.RMOLJateng 

Hujan deras yang mengguyur sejak Senin (11/3), membuat sejumlah titik kota di Semarang, banjir.

Meski kini mulai berangsur-angsur surut, namun warga Semarang tetap diminta selalu waspada. Terutama bencana lain dari hujan dan banjir, yakni longsor.

Seperti yang terjadi di di Sendangmulyo, Tembalang, Kamis (14/3) dini hari, tepatnya Jalan Perumahan Bukit Melati Raya RT 4/RW 21 yang amblas terbawa longsor. 

Beberapa rumah warga pun terkena dampak longsor tersebut. Bagian depan dan samping rumah rusak ringan lantaran tanahnya longsor ke bawah. Tidak ada korban dalam kejadian ini. 

David Adi, salah seorang pemilik rumah menuturkan, longsor terjadi ketika dini hari dan warga sedang tidur. Dirinya tak sadar terbangun tengah malam pukul 01.30 karena mendengar suara gemuruh. 

Tak lama, menurut ceritanya, suara keras terdengar dari depan rumah menyerupai bangunan runtuh. 

"Jalan depan rumah hilang beruntung tidak mengenai rumah. Jaraknya tipis sekali kena longsornya ke rumah," katanya.

"Akhirnya saya keluar penasaran sebenarnya apa yang terjadi. Lha kok ternyata jalan di depan sudah amblas, longsor. Panik saat itu, saya nekat mau menyelamatkan mobil karena posisinya sudah nyaris masuk jurang tanahnya longsor," kata David lagi.