Berjalan Lancar, KONI Kota Semarang Siap Sambut ISO 9001

Sistem manajemen mutu ISO 9001 versi 2015 segera menjadi pijakan kinerja para pengurus KONI Kota Semarang.


Sistem manajemen mutu ISO 9001 versi 2015 segera menjadi pijakan kinerja para pengurus KONI Kota Semarang.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, para pengurus dan pengelola bidang terus bekerja keras untuk menguasai sekaligus mampu menerapkan sistem manajemen mutu tersebut.

Sekretaris Umum KONI Kota Semarang, Tommy Soenyoto mengakui, raihan ISO 9001 ditargetkan maksimal akhir tahun ini. Dengan sertifikasi kelayakan mutu itu, KONI Kota Semarang akan memiliki standar pelayanan yang terpercaya, akuntabel dan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Pelatihan penggunaan sistem itu pun, terus dilakukan para pengurus, khususnya para Kepala Bidang (Kabid). Penerapan ISO 9001 sama artinya dengan membuat standar yang menjadi pedoman dalam operasional organisasi.

"Organisasi yang baik tidak bergantung pada orang namun pada sistem. Sehingga, meskipun ada pergantian pengurus, namun sistem kinerjanya tetap berjalan seperti sedia kala," kata Tommy.

Dengan bimbingan konsultan Indah Supriyatiningrum, para Kabid KONI Kota Semarang yang melakukan konsultasi dan pembelajaran tentang ISO 9001 juga mengaku puas dan mantap untuk menerapkan standar pelayanan mutu tersebut.

Kabid Media, Promosi dan Humas, Gus Wahid, merasa tidak ada kendala dalam penyusunan ISO. Bahkan dengan sistem itu, Wahid merasa yakin bidang yang dikendalikannya akan lebih lancar dan optimistis.

"ISO ini akan membantu kinerja bidang Humas lebih baik. Karena dengan adanya tatanan, pola kerja dan alur kerja yang terbentuk, maka kinerja bidang Humas sudah akan berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan meski person bidang Humas ganti, pola kerjanya akan tetap sama selama mau mematuhi SOP dan ISO yang berlaku," katanya.

Kabid Hukum dan Advokasi, Yustanto, juga merasa terbantu dengan rencana penerapan sistem ISO 9001. Menurutnya, dengan adanya ISO, sepanjang berpedoman dengan SOP, maka kinerja akan meningkat.

"Di bidang hukum, kinerja yang telah disusun yang meliputi penyusunan produk hukum yang terdiri dari peraturan dan keputusan Ketua Umum KONI, Penyebarluasan produk hukum, pendampingan hukum dan pendokumentasian produk hukum, kami pastikan akan meningkat," tandasnya.

Kabid Kerjasama dan Kesejahteraan Pelaku Olah Raga (Jahpelor), Sri Sari Asih, sangat mendukung adanya penyusunan dengan standard ISO. Dia pun sangat setuju jika sistem ISO diberlakukan di KONI Kota Semarang.

"Karena dapat meningkatkan dan menjamin kredibilitas organisasi serta dapat meningkatkan brand image menjadi jauh lebih baik. Dengan ISO akan tercipta standard yang menjadi pedoman dalam operasional organisasi dan kita akan bergantung kepada sistem dalam menjalankan tugas atau pekerjaan," tuturnya.

Konsultan Indah Supriyatiningrum, mengingatkan bahwa ISO 9001 tidak berisi aturan yang harus diikuti, namun berisi pedoman bagi organisasi yang ingin memiliki sistem operasional yang baik.

Bagi pemimpin atau perusahaan yang masih mencari petunjuk bagaimana mengelola operasional yang baik, organisasi seperti KONI dapat menggunakan ISO 9001 sebagai referensi.

"Dan ternyata para pengurus tidak menemui banyak kesulitan ketika mencoba menerapkan kinerja programnya dengan sistem ISO ini," katanya.