Debat calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) antara Mike Pence dari Partai Republik dan Kamala Harris dari Partai Demokrat akan digelar secara lebih ketat untuk menghindari penyebaran virus corona.
- Warga Kuwait Belum Divaksinasi Covid-19 Dilarang Ke Luar Negeri
- Ini Arti Lain Asian Games 2018 Bagi Korea Utara
- Kantor Pusat Tesla di Silicon Valley Bersiap Pindah
Baca Juga
Debat calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) antara Mike Pence dari Partai Republik dan Kamala Harris dari Partai Demokrat akan digelar secara lebih ketat untuk menghindari penyebaran virus corona.
Seorang sumber mengatakan, debat antara Pence dan Harris akan dipisahkan oleh panghalang plexiglass, meski keduanya telah dites negatif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.
Debat sendiri akan dijadwalkan berlangsung di Salt Lake City pada Rabu (7/10), enam hari setelah Presiden Donald Trump mengumumkan dirinya telah tertular virus.
Dilaporkan CNA, Pence sudah bekerja dari rumah sejak akhir pekan, alih-alih di Gedung Putih. Pasalnya, sejumlah staf Gedung Putih dan sekutu Republik, termasuk tiga senator AS, dinyatakan positif Covid-19. "Jika Senator Harris ingin menggunakan benteng di sekeliling dirinya, lakukanlah," ujar jurubicara Pence, Katie Miller, dilansir dari Kantor Berita RMOL.
Sebagai tanggapan, jurubicara Harris, Sabrina Singh mengatakan tidak pantas bagi Miller yang sempat terinfeksi Covid-19 pada musim semi mengolok-olok upaya pencegahan penyebaran virus.
"Menarik bahwa Katie Miller mengolok-olok keinginan kami untuk membuat penghalang kaca di panggung debat, ketika bosnya sendiri seharusnya bertanggung jawab atas gugus tugas Covid-19 dan harus menganjurkan untuk ini juga," tutur Singh.
Komisi Debat Presiden, yang mengawasi debat, tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara itu, pada Senin (5/10), jurubicara kampanye Donald Trump, Tim Murtaugh mengatakan, presiden berencana untuk mengikuti debat selanjutnya untuk melawan Joe Biden yang dijadwalkan di Miami pada 15 Oktober.
Trump sendiri telah meninggalkan Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed setelah tiga hari perawatan, meski kondisi kesehatannya masih penuh ketidakpastian. Di sisi lain, Biden mengatakan siap untuk berpartisipasi jika para ahli kesehatan menyatakan hal tersebut akan aman.
"Jika para ilmuwan mengatakan bahwa itu aman dan jaraknya aman, maka saya pikir itu baik-baik saja. Saya akan melakukan apa pun yang menurut para ahli adalah hal yang tepat untuk dilakukan," ujar Biden. Pada dasarnya, masa karantina normal bagi siapa pun yang dinyatakan positif Covid-19 adalah 14 hari. Pengumuman positif Trump sendiri muncul pada Jumat (2/10).
- Buntut Latihan Militer Bareng AS, Korut Masih Enggan Terima Telepon Dari Korsel
- Laporan G7 Dalam Penyusunan Kebijakan Dan Peraturan Perundangan Di Bidang AI
- Seorang Ibu di California Meninju Singa Demi Selamatkan Putranya