Rumah Sakit Covid-19 Di Gujarat India Terbakar

Kebakaran besar melanda sebuah rumah sakit di Bharuch Gujarat, India, Sabtu (1/5) waktu setempat.


Kebakaran besar melanda sebuah rumah sakit di Bharuch Gujarat, India, Sabtu (1/5) waktu setempat.

Seperti dilansir dari Kantor Berita RMOL, sebanyak 18 pasien Covid-19 dinyatakan tewas dan 50 lainnya dievakuasi dalam kondisi yang serius.

Peristiwa yang terjadi pada dini hari waktu setempat menambah catatan suram dari buruknya kondisi kesehatan di negara itu. Pemandangan yang menyayat hati terlihat di beberapa bagian, Nampak sisa-sisa tubuh beberapa pasien yang hangus di atas tandu dan tempat tidur.

Welfare Hospital yang berlantai empat, mendadak riuh oleh jeritan petugas rumah sakit dan erangan pasien, disusul dengan api yang berkobar dari bangsal Covid-19 pada pukul 1 dini hari.

Welfare Hospital aalah rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19, yang terletak di jalan raya Bharuch-Jambusar, sekitar 190 km dari ibu kota negara bagian Ahmedabad.

Petugas kebakaran dengan dibantu oleh masyarakat sekitar berupaya menyelamatkan pasien yang terjebak di antara lautan api, dengan tidak lagi mengindahkan apakah mereka akan tertular.

Api berhasil dipadamkan dalam satu jam. Lima puluh pasien lainnya diselamatkan, dipindahkan ke rumah sakit terdekat.

Sesuai informasi pada pukul 6.30 pagi, jumlah korban tewas dalam tragedi itu mencapai 18 orang," kata Inspektur Polisi Bharuch Rajendrasinh Chudasama mengatakan bahwa informasi yang diterima pagi tadi adalah korban tewas seanyak 18 orang. 12 di antaranya meninggal di lokasi, di bangsal Covid-19, sementara enam lainnya belum diketahui apakah meninggal karena kebakaran atau sesaat sebelum peristiwa kebakaran, atau saat sedang dipindahkan.

Pada 23 April, kebakaran juga terjadi di unit perawatan intensif yang menewaskan 13 pasien Covid-19 di daerah Virar di pinggiran Mumbai.

Terbakarnya rumah sakit yang menangani Covid-19, di tengah lonjakan kasus yang luar biasa dengan kurangnya pasokan medis dan tenaga kesehatan, semakin menambah kelam harapan negara itu untuk bisa keluar dari krisis.