SAR Sukoharjo, SAR Klaten dan SAR MTA (Majlis Tafsir Al’ quran) menggelar latihan gabungan (latgab) di Gunung Sepikul, Bulu, Sukoharjo, Jumat-Minggu (19-21 April).
- Hari Kedua Operasi Patuh Candi 2024, Petugas Gabungan Bagikan Cinderamata kepada Pengendara
- Jelang Ramadan, Polres Demak Gelar Baksos Polri Presisi
- Polres Demak Imbau Pemudik Waspadai Titik Rawan Pantura
Baca Juga
Latgab diikuti 30 anggota dari tiga SAR tersebut, dengan menekankan ketrampilan teknik evakuasi medan sulit vertical rescue. Tujuannya untuk kejadian kebencanaan maupun penyelamatan kamanusiaan lainnya.
"Kali ini kita fokus latihan penyelamatan vertical rescue. Seperti penyelamatan korban dalam jurang, didalam sumur, ditempat ketinggian," kata Muchlis, Ketu Panitia Latihan Gabungan, Jumat (19/4).
Sejumlah materi pelatihan yang akan diajarkan antara lain materi tali temali, teknik penjangkauan, teknik hauling, lowering dam instalasi tripod.
Dipilihnya fokus ketrampikan vertical rescue karena termasuk salah satu fokus rescue yang berpotensi terjadi di wilayah Solo Raya. Khususnya Sukoharjo dan Klaten, yang juga termasuk daerah bergunung-gunung.
"Kita ajarkan bagaimana menolong di medan yang sulit, dengan peralatan terbatas namun tetap safety prosedur dan hasilnya.
Komandan Damkar Sukoharjo Margono mendukung latihan berharap anggota SAR juga memiliki ketrampilan spesifik spesialis vertical rescue.
"Nanti ada lagi pelatihan khusus water rescue, fire rescue dan ketrampilan lain, jadi ketrampilan semakin lengkap," imbuhnya.
- Banyak Warga Ingin Masuk ke Rusunawa, Disperkim Mewajibkan Pengembang Bangun Rumah Tipe RSS
- Intip Suasana Terminal Wonogiri Demi ‘Mudik Tenang Menyenangkan’
- Hujan Berjam-jam: Jalan Mranggen-Onggorawe Banjir, Puluhan Motor Mogok