Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU), Paduan Suara Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tampil memukau dalam puncak Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Forum Kerukunan Umat Kristiani (FKUK) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
- Sidak PPDB, Ombudsman: Jumlah Pengaduan Menurun
- Buka Pameran Buku Big Bad Wolf Books, Taj Yasin: Membaca Buku, Mengasah Otak
- DPD Geram Jawa Tengah Ajak Pelajar SMAN 1 Semarang Jauhi Narkoba
Baca Juga
Kegiatan mengusung tema "Semangat Natal Menguatkan Kita Menjadi Pembawa Damai Sejahtera Dalam Gerak Bersama Merdeka Belajar”, Perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini di pusatkan di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Lantai 1 Komplek Kemendikbudristek, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat.
Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak.,mengatakan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasi atas penampilan Voice of SWCU.
Menurut dia, Mendikbudristek meminta Voice of SWCU menampilkan suguhan lagu lainnya. Menyambut dengan antusias, Voice of SWCU menampilkan encore dengan lagu “This is Me” (Lagu oleh Keala Settle, The Greatest Showman Ensemble) disambut riuh tepuk tangan seluruh tamu undangan.
"Kami merasa bangga, Voice of SWCU mendapat penghargaan dan kesempatan terpilih dari sekian ribu paduan suara untuk tampil pada Perayaan Natal Kemendikbudristek," ungkap Rektor Intiyas, Minggu (14/1).
Ia berharap, penampilan Voice of SWCU di aras nasional, paduan suara ini dapat membawa nama besar UKSW untuk berkibar dan menunjukkan talenta paduan suara yang luar biasa.
Sementara, Inspektur Investigasi Kemendikbudristekdikti Dr. Fuad Wiyono, S.H., M.H., juga mengungkapkan apresiasinya kepada Voice of SWCU.
"Saya pernah melihat tim paduan suara ini perform di UKSW. Selain punya nama, dalam suasana Natal di Kemendikbudristek ini diharapkan Voice of SWCU dapat menampilkan kemajemukan Indonesia," katanya.
Ia melanjutkan, UKSW dikenal sebagai Kampus Indonesia Mini telah menunjukkan kebhinekaan di Indonesia melalui Voice of SWCU. Hal ini disebabkan anggota tim tarik suara ini tidak hanya didominasi oleh suku tertentu, melainkan dari berbagai suku di Indonesia.
"Voice of SWCU menggambarkan paduan suara yang bisa blended, bukan hanya suara saja tetapi juga suku-suku dari anggotanya. Dengan ini mereka dapat bersaksi melalui pujian dan membawa kebhinekaan di Indonesia di kancah nasional maupun internasional," imbuhnya.
Ditemui di sela acara, Manajer Voice of Voice of SWCU Juanita Theresia Adimurti, S.Sn., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bahagia Voice of SWCU mendapat kesempatan emas untuk tampil dalam acara yang digelar Kemendikbudristek ini. Tim yang dikomandaninya ini membawa 33 penyanyi, dua konduktor dan satu pendamping.
Ia menuturkan, terpilihnya Voice of SWCU ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan Voice of SWCU. Paduan suara berasal dari sebuah universitas di kota kecil, Salatiga dikenal sebagai Indonesia Mini karena civitas academica berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Persiapan tim paduan suara yang belum lama ini menyabet 2 Gold Medal pada 2 kategori dalam Ajang 19th Busan Choral Festival & Competition 2023 di Busan, Korea Selatan ini dilakukan selama 2 minggu. Dengan ketekunan dan semangat untuk memberikan penampilan yang terbaik, tim tarik suara ini berhasil melantunkan pujian memukau.
Juanita Theresia Adimurti mengharapkan, Voice of SWCU semakin dikenal oleh banyak orang dan menjadi berkat dengan bernyanyi. Voice of SWCU akan terus melaju dengan menargetkan untuk dapat mengikuti kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
Paduan Suara dengan moto “Let’s Go Singing and Serving ini membawakan dua lagu “Sing Joy” (Lagu:Tradisional Inggris) dan Halleluja (Karya Georg Friedrich Handel). Dua pujian dalam perayaan Natal ini turut mewarnai sukacita Perayaan Natal.
- Kompak!! Ratusan Santri dan Guru, Gus hingga Kiyai, Deklarasi Berantas Narkoba Bersama BNN Jawa Tengah
- MTs Ma’arif NU Pituruh Menguatkan Silaturahmi, Membangun Generasi Emas
- Nilai-Nilai Kebangsaan Masyarakat Aceh Modal Penting Menjawab Berbagai Tantangan